Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Motivasi itu Tidak Berlangsung Lama?

Motivasi

Dalam beberapa pelatihan oubound motivasi saya sering diajak berdiskusi oleh peserta di sela-sela waktu rehat tentang kondisi motivasi mereka yang begitu menggebu-gebu pada saat itu. 

Permasalahannya adalah, mereka merasa kondisi itu biasanya tidak akan berlangsung lama, setelah beberapa saat, semangat yang begitu menggebu-gebu itu akan padam sedikit demi sedikit. 

Saya selalu katakan kepada semua peserta ini bahwa, saya dan semua orang yang bergelut di bidang personal development (pengembangan diri) tidaklah bisa memotivasi mereka. 

Apa yang saya lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin memberikan inspirasi kepada mereka semua baik dari segi presentasi, maupun suasana pelatihan yang telah dikemas sedemikian rupa. 

Hakikatnya, motivasi pada diri setiap orang datangnya dari internal diri mereka sendiri. Motivasi itu ibarat tungku api yang menyala dan berkobar, Anda harus terus menerus memberikan tambahan bahan bakar kepadanya agar tetap berkobar, jika tidak maka motivasi akan padam sedikit demi sedikit hingga akhirnya benar-benar padam. 

Oleh karena itu, dalam rangka terus-menerus mengobarkan motivasi di dalam diri, Anda perlu terus mencari “bahan bakar" yang membuat diri Anda terinspirasi olehnya. 

Dalam suatu organisasi, biasanya para pengambil keputusan akan membuat kemasan yang begitu menarik agar dapat menciptakan "bahan bakar" baru yang akan terus mengalir ke dalam hati setiap anggotanya.

Biasanya kemasan ini kami namakan dengan External Motivation, dapat didefinisikan sebagai suatu pemancing motivasi yang datangnya dari luar baik dalam bentuk incentive hadiah (positif) ataupun fear rasa takut (negatif). 

Kedua hal ini sangat penting peranannya untuk mendorong seseorang melakukan sesuatu atau mencapai target yang telah ditentukan. 

Incentive merupakan suntikan-suntikan hadiah yang dikemas dengan cukup menggiurkan agar setiap orang dapat termotivasi untuk mencapai target yang telah ditentukan. 

Di sisi lain, fear-rasa takut merupakan jaring-jaring hukuman yang akan menjerat setiap orang yang tidak berhasil mencapai target yang telah ditentukan. 

Perlu diingat bahwa setiap pengaruh yang datangnya dari luar selalu bersifat sementara. Sebagai contoh incen- tive motivation akan berakhir ketika Anda berhasil mendapatkan hadiahnya. 

Pada saat itu, Anda akan menuntut hadiah yang lebih besar lagi agar dapat terus termotivasi, jika hadiahnya sama besar maka motivasi Anda akan redup dengan sendirinya. 

Demikian juga dengan fear motivation, begitu oknum yang merepresentasikan fear-rasa takut itu hilang, motivasi Anda akan surut dengan sendirinya. 

Namun, kedua hal ini penting untuk mendorong seseorang melakukan hal tertentu untuk mencapai kesuksesan. 

Motivasi yang paling bertahan lama adalah motivasi yang datangnya dari dalam diri kita sendiri. Kita memiliki alasan yang kuat mengapa kita ingin melakukan sesuatu.

Posting Komentar untuk "Benarkah Motivasi itu Tidak Berlangsung Lama?"

Berlangganan via Email